Uang rupiah di samping paspor Indonesia, ilustrasi biaya pembuatan paspor

Biaya Pembuatan Paspor 2026: Reguler, Percepatan, dan e-Paspor

Biaya pembuatan paspor ditetapkan oleh pemerintah melalui Peraturan Pemerintah tentang Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) — dengan tarif berbeda untuk paspor biasa dan elektronik, layanan reguler dan percepatan, serta kondisi khusus seperti paspor hilang atau rusak.


Biaya pembuatan paspor adalah salah satu informasi paling dicari sebelum seseorang memulai proses pendaftaran — dan wajar, karena nominalnya cukup bervariasi tergantung jenis paspor dan layanan yang dipilih. Salah memilih layanan atau tidak mempersiapkan biaya yang tepat bisa membuat proses terhambat di tengah jalan.

Artikel ini merangkum seluruh rincian biaya paspor Indonesia terbaru per 2026, termasuk komponen biaya yang kadang tidak disadari pemohon pertama kali.

Untuk panduan lengkap prosedur pembuatannya dari awal, artikel cara membuat paspor menjelaskan langkah demi langkah dari daftar M-Paspor hingga pengambilan.


Rincian Biaya Pembuatan Paspor 2026

Paspor Biasa (Non-Elektronik) — 48 Halaman

Layanan Reguler

  • Biaya paspor: Rp 350.000
  • Biaya layanan: Rp 0 (sudah termasuk)
  • Total: Rp 350.000

Layanan Percepatan

  • Biaya paspor: Rp 350.000
  • Biaya percepatan: Rp 1.000.000
  • Total: Rp 1.350.000

Paspor Elektronik (e-Paspor) — 48 Halaman

Layanan Reguler

  • Biaya paspor: Rp 650.000
  • Biaya layanan: Rp 0 (sudah termasuk)
  • Total: Rp 650.000

Layanan Percepatan

  • Biaya paspor: Rp 650.000
  • Biaya percepatan: Rp 1.000.000
  • Total: Rp 1.650.000

Tabel Ringkasan Biaya Paspor

Jenis PasporLayanan RegulerLayanan Percepatan
Paspor BiasaRp 350.000Rp 1.350.000
e-PasporRp 650.000Rp 1.650.000

Biaya Khusus: Paspor Hilang dan Paspor Rusak

Ini yang jarang diketahui — paspor hilang atau rusak dikenakan biaya tambahan di luar tarif normal sebagai bentuk sanksi administratif.

Paspor Hilang:

  • Biaya penggantian paspor biasa: Rp 350.000
  • Biaya sanksi kehilangan: Rp 1.000.000
  • Total: Rp 1.350.000

Paspor Rusak:

  • Biaya penggantian paspor biasa: Rp 350.000
  • Biaya sanksi kerusakan: Rp 500.000
  • Total: Rp 850.000

Catatan: sanksi berlaku untuk kehilangan atau kerusakan yang disebabkan kelalaian pemohon. Untuk kerusakan akibat bencana alam atau kondisi di luar kendali, ada prosedur pengecualian yang bisa dikonsultasikan langsung ke kantor imigrasi.


Biaya Paspor untuk Anak di Bawah 17 Tahun

Anak di bawah 17 tahun dikenakan tarif yang sama dengan dewasa — tidak ada diskon khusus untuk paspor anak. Yang berbeda adalah prosedur dokumen persyaratannya, bukan biayanya.


Layanan Reguler vs Percepatan: Mana yang Worth It?

Selisih biaya antara layanan reguler dan percepatan adalah Rp 1.000.000 — jumlah yang tidak kecil. Apakah layanan percepatan worth it?

Pilih layanan percepatan jika:

  • Keberangkatan sudah dekat dan tidak ada waktu menunggu 4 hari kerja
  • Paspor dibutuhkan segera untuk keperluan mendadak — visa, pekerjaan, kedaruratan keluarga
  • Selisih Rp 1.000.000 tidak menjadi kendala

Pilih layanan reguler jika:

  • Punya waktu minimal 1 minggu sebelum keberangkatan
  • Sedang tidak ada urgensi khusus
  • Ingin menghemat pengeluaran — Rp 1.000.000 bisa dipakai untuk keperluan perjalanan lainnya

Untuk sebagian besar kasus, layanan reguler sudah lebih dari cukup selama perencanaan dilakukan jauh hari. Permasalahan muncul ketika orang baru mulai membuat paspor 1–2 minggu sebelum keberangkatan dan terpaksa memilih layanan percepatan karena waktunya mepet.


Paspor Biasa vs e-Paspor: Selisih Rp 300.000 Sebanding atau Tidak?

Selisih biaya antara paspor biasa dan e-paspor hanya Rp 300.000 untuk layanan reguler — tapi perbedaan manfaatnya sangat signifikan kalau kamu punya rencana ke Jepang.

Pemegang e-paspor Indonesia bisa mendaftar visa waiver Jepang melalui sistem JAVES secara online tanpa perlu ke kedutaan atau JVAC — proses yang jauh lebih mudah dan cepat. Biaya visa waiver Jepang via JAVES sekitar Rp 0 (gratis untuk beberapa kategori) hingga sangat terjangkau. Bandingkan dengan proses visa Jepang reguler yang memakan waktu 4–5 hari kerja dan biaya sekitar Rp 380.000.

Kalau ada rencana ke Jepang dalam waktu dekat atau jangka menengah, selisih Rp 300.000 untuk e-paspor adalah investasi yang sangat worth it. Panduan lengkap keuntungan e-paspor untuk perjalanan ke Jepang ada di artikel cara apply visa jepang untuk wni.

Selain itu, e-paspor berlaku 10 tahun dibanding paspor biasa yang hanya 5 tahun — artinya dalam jangka panjang, biaya per tahun e-paspor justru lebih murah.

PerbandinganPaspor Biasae-Paspor
BiayaRp 350.000Rp 650.000
Masa berlaku5 tahun10 tahun
Biaya per tahunRp 70.000Rp 65.000
Visa waiver JepangTidak bisaBisa
Teknologi chipTidakYa

Dilihat dari biaya per tahun, e-paspor sebenarnya lebih murah dari paspor biasa — dan memberikan manfaat akses yang lebih luas.


Cara Bayar Biaya Paspor

Pembayaran biaya paspor dilakukan setelah mendapat kode booking dari aplikasi M-Paspor. Metode pembayaran yang tersedia:

Transfer bank dan virtual account:

  • BNI, BRI, Mandiri, BCA
  • Maybank, BTN, dan beberapa bank lain

Minimarket:

  • Alfamart
  • Indomaret

Mobile banking dan e-wallet:

  • Beberapa platform e-wallet mendukung pembayaran — cek di aplikasi M-Paspor untuk daftar terbaru yang tersedia saat kamu daftar

Batas waktu pembayaran: biasanya 2 jam setelah kode booking keluar. Lewat batas waktu ini, slot akan dilepas secara otomatis dan proses pendaftaran harus diulang dari awal.


Biaya Tambahan yang Perlu Diperhitungkan

Selain biaya paspor itu sendiri, ada beberapa pengeluaran kecil yang perlu diperhitungkan agar tidak kaget:

Fotokopi dokumen — perlu beberapa lembar fotokopi KTP, KK, dan akta lahir. Biaya minimal tapi perlu disiapkan.

Materai 10.000 — dibutuhkan untuk surat pernyataan di kantor imigrasi. Bisa dibeli di minimarket atau kantor pos.

Transportasi ke kantor imigrasi — kalau kantor imigrasi jauh dari rumah, perhitungkan ongkos transport pulang-pergi. Untuk layanan percepatan yang mengharuskan dua kali kunjungan (datang dan ambil di hari yang sama), ini perlu diperhitungkan.

Biaya pengiriman (opsional) — beberapa kantor imigrasi menawarkan layanan pengiriman paspor ke alamat rumah via pos. Biaya tambahan sekitar Rp 30.000–50.000 tergantung wilayah.


Estimasi Total Pengeluaran

Dengan memperhitungkan semua komponen di atas, ini estimasi total pengeluaran yang lebih realistis:

KomponenEstimasi
Biaya paspor biasa regulerRp 350.000
Fotokopi + materaiRp 15.000–25.000
Transportasi (PP)Rp 20.000–100.000
Total estimasi (paspor biasa)Rp 385.000–475.000
Biaya e-paspor regulerRp 650.000
Fotokopi + materaiRp 15.000–25.000
Transportasi (PP)Rp 20.000–100.000
Total estimasi (e-paspor)Rp 685.000–775.000

Biaya pembuatan paspor adalah investasi kecil dibanding manfaat yang diberikan — dokumen yang membuka akses ke puluhan negara di seluruh dunia. Setelah paspor jadi, langkah berikutnya adalah mengetahui ke mana saja paspor Indonesia bisa masuk tanpa perlu mengurus visa — panduan negara bebas visa untuk indonesia merangkum semua pilihan per kawasan secara lengkap.


FAQ

Apakah biaya paspor bisa dicicil atau ada keringanan?

Tidak ada skema cicilan untuk biaya paspor. Biaya harus dibayar lunas sebelum jadwal kedatangan. Tidak ada keringanan khusus kecuali untuk kondisi tertentu yang diatur dalam peraturan tersendiri.

Kalau gagal hadir di jadwal yang sudah dibayar, apakah biaya hangus?

Biaya yang sudah dibayar tidak bisa dikembalikan jika pemohon tidak hadir tanpa melakukan reschedule sebelumnya. Reschedule bisa dilakukan maksimal 3 hari sebelum jadwal melalui M-Paspor.

Apakah ada biaya tambahan di kantor imigrasi saat datang?

Tidak ada biaya resmi tambahan di loket imigrasi selain yang sudah dibayar via M-Paspor. Kalau ada pihak yang meminta biaya tambahan di luar sistem resmi, ini tidak prosedural dan bisa dilaporkan.

Apakah biaya paspor bisa berubah?

Biaya paspor ditetapkan melalui Peraturan Pemerintah dan bisa direvisi sewaktu-waktu. Selalu cek tarif terbaru di situs resmi Ditjen Imigrasi atau aplikasi M-Paspor sebelum melakukan pembayaran.